LAPORAN AKHIR
KULIAH KERJA NYATA TEMATIK
SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2014/ 2015
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Oleh :
1)
Sayyidi (Koordinator Desa)
2)
Rangga Agung Hidayat (Wakil Kordes)
3)
Irodatul Mughitsah (Sekretaris I)
4)
Ulfa Wasingul Amaliyah (Sekretaris II)
5)
Siti Mariyam Ulfa (Bendahara I)
6)
Faridatul Makhfudloh (Bendahara II)
7)
Masduri
8)
Ani Syarofah Arinis
9)
St. Mufarohah
10) Thariq Aziz
11) Erlisa Pratiwi
12) David Hermansyah
13) Mirani Arifin
14) Siti Khotimah
15) Muhtamilatur Rosyidah
16) Sheli Candra Arniska
17) Moh. Fikriyanto
18) Siti Isnaini A K
19) Abdul Jalil Yahya
Desa : Masaran
Kecamatan : Banyuates
Kabupaten : Sampang
Sampang, 19 Agustus 2015
Menyetujui,
Dosen
Pembimbing Lapangan Koordinator Desa,
Selamet Joko Utomo, SE., ME. Sayyidi
NIP.
197906182014041001 NRP. 120711100029
Mengetahui,
Ketua Pelaksana
KKN Kepala Desa Masaran,
Suyono, SE., MSM. Siti Rohmah
NIP. 197205302006041002
Ketua LPPM
H.
Mohamad Djasuli, SE, M.Si., QIA.
NIP.
197106112005011004
I.
JUDUL
Meningkatkan Efektifitas Koperasi Sekolah di
Desa Masaran dalam Rangka Pemanfaatan Keberadaan Wisata Waduk Nipah di
Kabupaten Sampang
II.
PENDAHULUAN
Desa Masaran merupakan salah satu dari sepuluh desa yang berada di
Kecamatan Banyuates kabupaten Sampang Madura. Desa Masaran merupakan desa yang
cukup dekat dengan kecamatan Banyuates, dengan jarak sekitar 2.5 Km dari
perkotaan. Di Desa Masaran terdapat 5 (lima) dusun yaitu terdiri dari dusun
Masaran, dusun Jurgang Barat, dusun Jurgang Timur, dusun Jablung, dan dusun
Ram-Aram. Dari 5 dusun tersebut terdiri lagi menjadi 16 Rukun Warga (RW). Desa
Masaran sendiri terletak pada batas-batas sebagai berikut:
·
Sebelah Utara: Laut Jawa
·
Sebelah Selatan: Desa Morbatoh
·
Sebelah Barat: Desa Banyuates
·
Sebelah Timur: Desa Batioh
Masyarakat
di desa masaran mempunyai tingkat pendidikan yang masih rendah dan rata-rata
masyarakat berprofesi sebagai nelayan dan juga petani. Masyarakat cenderung
menjual hasil pertanian dan hasil laut secara mentah sehingga dari segi
pendapatan masyarakat masih dikatakan rendah. Tingkat pendapatan masyarakat
yang masih rendah tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat
mengenai pengelolaan potensi desanya dan juga tempat yang tepat untuk
menyalurkan hasil produksi mereka.
Desa
Masaran merupakan salah satu desa yang menjadi akses menuju desa Nagasareh,
dimana Desa Nagasareh mempunyai tempat wisata yang masih belum dikenal oleh
banyak orang yaitu Wisata Waduk Nipah. Dengan adanya Wisata Waduk Nipah di
Nagasareah tersebut permasalahan masyarakat mengenai tingkat pendapatan yang
rendah dimungkinkan akan terselesaikan. Wisata Nipah dapat menjadi tempat
penyaluran produk-produk yang dibuat dari Desa Masaran. Oleh karena itu,
diperlukan adanya sosialisasi mengenai wisata tersebut sehingga nantinya
masyarakatdapat memanfaatkan adanya wisata tersebut agar dapat meningkatkan
pendapatan masyarakat di desa Masaran. Selain itu juga untuk menghasilkan
produk yang baik dan mempunyai nilai jual tinggi maka diperlukan adannya
pelatihan-pelatihan mengenai pengolahan suatu produk.Sosialisasi dan pelatihan
tersebut akan difokuskan pada siswa-siswi SMP terlebih dahulu untuk merangsang
masyarakat dalam membuat sebuah produk karena mengaca dari pengalaman KKN pada
tahun sebelumnya masyarakat masih belum mempunyai semangat perubahan.
Dengan
adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Trunojoyo Madura ini
diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilanmasyarakat agar masyarakat
dapat memanfaatkan adanya wisata Waduk Nipah secara maksimal sehingga
tingkat kesejahteraan masyarakat dapat
meningkat.
III.
RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah pada kegiatan
KKN ini adalah sebagai berikut :
a.
Program-program
apa sajakah yang akan dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam memanfaatkan
peluang adanya Wisata Waduk Nipah?
b.
Program
apa saja yang akan di laksankan untuk mengefektifkan koperasi sekolah di Desa Masaran
?
c.
Produk
apa saja yang dapat dihasilkan dari Desa Masaran?
IV.
PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan-kegiatan yang
dilaksanakan pada pelaksanaan KKN kelompok 57 semester genap tahun
2015
di Desa Masaran Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang adalah sebagai berikut:
A.
PROGRAM UTAMA
1.
Pelatihan Kewirausahaan
Berbasis Koperasi Sekolah
v
Seminar Kewirausahaan
a.
Uraian Kegiatan
Seminar kewirausahaan
merupakan salah satu kegiatan dari usaha mengevektifkan peranan koperasi
sekolah. Seminar kewirausahaan ini diisi dengan pemberian materi mengenai
penyadaran pentingnya jiwa kewirausahaan di usia muda dan diahiri dengan sesi
tanya-jawab dan diskusi. Tujuan diadakannya seminar kewirausahaan adalah supaya
generasi muda di Desa Masaran mempunyai jiwa kewirausahaan yang tinggi dan kreatifitas
dalam memanfaatkan potensi desa semakin meningkat. Seminar ini diisi oleh
pemateri dari salah satu anggota KKN kelompok 57. Seminar ini dihadiri oleh 27
peserta dari SMPN 1 Banyuates.
b. Jadwal Pelaksanaan
Seminar kewirausahaan
dilaksanakan pada pukul 08:00 WIB s/d 11:00 WIB, hari jum’at, tanggal 31 Juli
2015 di Labaratorium IPA SMPN 1 Banyuates.
c. Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Irodatul Mughitsah
Acara : Sayyidi
Ulfa Wasingul Amaliyah
Sheli
Candra Arniska
Pub. Dek. Dok : Moh. Fikriyanto
Konsumsi : Erlisa Pratiwi
Muhtamilatur Rosyidah
d.
Pengeluaran Kegiatan
Berikut
ini rincian pengeluaran kegiatan Seminar kewirausahaan:
Tabel
1 Tabel biaya pengeluaran seminar kewirausahaan
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Roti
|
50
|
1.000
|
50.000
|
|
2
|
Aqua
|
2
|
12.500
|
25.000
|
|
3
|
Nasi
|
50
|
7.000
|
350.000
|
|
4
|
Camilan
|
5
|
10.000
|
50.000
|
|
5
|
Print
|
20
|
10.000
|
10.000
|
|
6
|
Transportasi
|
|
15.000
|
15.000
|
|
|
Jumlah
|
|
500.000
|
|
e.
Hasil Kegiatan
Adanya seminar kewirausahaan
di SMPN 1 Banyuates tersebut dapat
menumbuhkan jiwa untuk
berwirausaha siswa semakin meningkat, siswa juga termotivasi untuk hidup mandiri
serta siswa semakin berantusias mengikuti kegiatan lanjutan seperti pembuatan
produk-produk dari kayu dan kerajinan dari limbah laut.
f.
Kendala yang dihadapi
Peserta yang mengikuti seminar
kewirausahaan tidak sepenuhnya fokus terhadap apa yang dipaparkan oleh
pemateri.
g. Cara Mengatasi
Konsentrasi peserta terhadap materi seminar yang
masih kurang tersebut dapat diatasi dengan pemberian ice breaking disela-sela berlangsungnya seminar.
v Pelatihan Kerajinan Tangan dari Kain Flanel, Kayu, Limbah Laut dan Batok
Kelapa
a. Uraian Kegiatan
Pelatihan ini merupakan
kelanjutan dari adanya seminar kewirausahaan yang telah diselenggarakan. Dengan
adanya pelatihan ini diharapkan selain jiwa kewirausahaan siswa meningkat,
siswa juga dapat mengaplikasikan jiwa kewirausaahaannya dengan meningkatnya
kreativitas siswa untuk membuat sebuah produk yang dapat mendukung usaha siswa
menjadi seorang wirausaha serta siswa dapat memanfaatkan potensi-potensi yang
ada disekitarnya. Ketika siswa sudah mempunyai daya kreatifitas dan semangat
berwirausaha diharapkan siswa sebagai generasi muda di Desa Masaran dapat
menghasilkan produk-produk yang dapat menjadi cindera mata dari Wisata Waduk Nipah.
Pelatihan yang diselenggarakan meliputi pembuatan kerajinan yang berbahan dasar
kain flanel, kayu, batok kelapa dan limbah laut. Pelatih kerajinan ini adalah
anggota kelompok 57 KKN UTM dengan dihadiri 19 peserta dihari pertama dan 17
peserta dihari kedua.
b. Jadwal Pelaksanaan
Pelatihan pembuatan kerajinan
dari kain flanel, kayu, limbah laut dan batok kelapa dilaksanakan pada pukul
08:00 WIB s/d 11:00 WIB, tanggal 07 dan 08 Agustus 2015 di ruang Laboratorium
IPA SMPN 1 Banyuates.
c. Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Ulfa Wasingul Amaliyah
Acara :
Sayyidi
Pelatih : Muhtamilatur
Rosyidah
Irodatul Mughitsah
Masduri
Moh. Fikriyanto
ST. Mufarrohah
Sheli Candra Arniska
PDD :
Thariq Aziz
Konsumsi : Faridatul
Makhfudloh
d.
Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian pengeluaran kegiatan Pelatihan Pembuatan Kerajinan:
Tabel 2 Tabel biaya pengeluaran
kerajinan kain flanel
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Kain Flanel
|
3
|
50.000
|
150.000
|
|
2
|
Mata-mata
|
2 pak
|
10.000
|
20.000
|
|
3
|
Hiasan bunga
|
3
|
15.000
|
45.000
|
|
4
|
Benang
|
35
|
1.000
|
35.000
|
|
5
|
Jarum
|
1 pak
|
10.000
|
10.000
|
|
6
|
Lem lilin
|
2
|
10.000
|
20.000
|
|
7
|
Kancing
|
3 pak
|
5.000
|
15.000
|
|
8
|
Resleting
|
20
|
1.500
|
30.000
|
|
9
|
Lem
|
1
|
25.000
|
25.000
|
|
10
|
Gunting
|
6
|
5.000
|
30.000
|
|
11
|
Penggaris
|
1
|
5.000
|
5.000
|
|
12
|
Pensil
|
1
|
5.000
|
5.000
|
|
13
|
Roti
|
20
|
1.000
|
20.000
|
|
14
|
Nasi
|
20
|
11.500
|
230.000
|
|
15
|
Aqua
|
2
|
15.000
|
30.000
|
|
16
|
Transportasi
|
|
30.000
|
30.000
|
|
|
Jumlah
|
|
700.000
|
|
Tabel 3 Tabel biaya
pengeluaran Kerajinan
Limbah Laut
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Triplek
|
5
|
10.000
|
50.000
|
|
2
|
Kertas
|
3
|
5.000
|
15.000
|
|
3
|
Print
|
20
|
10.000
|
10.000
|
|
4
|
Lem
|
1
|
15.000
|
15.000
|
|
5
|
Beras
Ketan
|
2 ons
|
5.000
|
10.000
|
|
6
|
Pernis
|
1
|
20.000
|
20.000
|
|
7
|
Kuas
|
1
|
5.000
|
5.000
|
|
8
|
Roti
|
20
|
1.000
|
20.000
|
|
9
|
Nasi
|
20
|
10.000
|
200.000
|
|
10
|
Aqua
|
2
|
15.000
|
30.000
|
|
11
|
Transportasi
|
|
25.000
|
25.000
|
|
|
Jumlah
|
|
400.000
|
|
Tabel 4 Tabel biaya pengeluaran
kerajinan Cincin
Batok Kelapa
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Batok Kelapa
|
1
karung
|
100.000
|
100.000
|
|
2
|
Palu
|
1
|
30.000
|
30.000
|
|
3
|
Gergaji
|
1
|
35.000
|
35.000
|
|
4
|
Amplas
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
5
|
Paku
|
½
|
10.000
|
10.000
|
|
6
|
Pernis
|
1
|
30.000
|
30.000
|
|
7
|
Roti
|
20
|
1.500
|
30.000
|
|
8
|
Aqua
|
2
|
15.000
|
30.000
|
|
9
|
Transportasi
|
|
20.000
|
20.000
|
|
|
Jumlah
|
|
300.000
|
|
e. Hasil Kegiatan
Hasil pelatihan pembuatan
kerajinan ini yaitu tingkat kreatifitas siswa meningkat dan siswa dapat
memanfaatkan potensi-potensi alam sekitar yang sudah tidak dimanfaatkan oleh
masyarakat sehingga siswa dapat membuat produk-produk yang memiliki nilai jual
seperti kaligrafi dari limbah laut; boneka, tepak serta tempat hp yang terbuat
dari kain flanel; figora dari limbah laur dan kayu serta cincin dari batok
kelapa.
f. Kendala
-
g. Cara Mengatasi Kendala
-
2. Pembinaan Kelompok Usaha
a. Uraian Kegiatan
Pembinaan kelompok usaha ini
merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam
membentuk suatu usaha serta mengembangkan usahanya. Pembinaan ini
diselenggarakan oleh panitia KKN-PPM dari Universitas Trunojoyo Madura sehingga
anggota KKN kelompok 57 berperan sebagai tuan rumah dan fasilitator dalam acara
ini karena acara diselenggarakan di Desa Masaran. Kegiatan ini diikuti oleh
perwakilan dari 3 desa yaitu Desa Masaran, Desa Pelanggaran Barat dan Desa
Nagasareh. Dalam pembinaan ini diberikan penjelasan mengenai manajemen UMKM dan
inisiasi pendirian koperasi untuk usaha kecil dengan pemateri dari dosen
Universitas Trunojoyo Madura. Tema dari pembinaan kelompok usaha ini adalah “Pelatihan
Manajemen Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Serta Inisiasi Pendirian Koperasi Pada
Kelompok Usaha Di Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang”. Peserta pembinaan ini
terdiri dari perwakilan dari 3 desa yang terdiri dari 5 orang warga dan 4
mahasiswa dari setiap desa serta mengundang 3 sekolahan di Masaran yang terdiri
dari SDN 1 Masaran, SDN 2 Masaran dan SMPN 1 Banyuates dengan 2 perwakilan dari
setiap sekolahan. Acara Pembinaan ini dihadiri oleh 38 peserta.
b. Jadwal Pelaksanaan
Kegiatan pembinaan kelompok
usaha ini dilaksanakan di Laboratorium IPA SMPN 1 Banyuates pada pukul 09:00 WIB
s/d 12:00 WIB tanggal 10 Agustus 2015.
c. Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Masduri
Sie Acara : ST.
Mufarohah
Sayyidi
Ulfa Wasingul Amaliyah
Irodatul Mughitsah
Siti Mariyam Ulfa
Siti Khotimah
Sie. Konsumsi : Mirani Arifin
Muhtamilatur Rosyidah
Faridatul Makhfudloh
Siti Isnaini AK
Sie. Perlengkapan : Moh. Fikri
Abdul Jalil Yahya
David Hermansyah
PDD : Thoriq Aziz
d. Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian pengeluaran kegiatan Pembinaan Kelompok Usaha:
Tabel 5 Tabel biaya pengeluaran
Pembinaan Kelompok Usaha
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Nasi
|
70
|
12.000
|
840.000
|
|
2
|
Roti
|
70
|
7.000
|
490.000
|
|
3
|
Aqua Gelas
|
3
|
15.000
|
45.000
|
|
4
|
Aqua Botol
|
10
|
2.500
|
25.000
|
|
|
Jumlah
|
|
1.400.000
|
|
e. Hasil kegiatan
Dari Pembinaan Kelompok Usaha
tersebut dapat meningkatkan pengetahuan warga mengenai kelompok usaha dan cara pembentukannya,
serta warga juga termotivasi untuk membentuk kelompok usaha, hal tersebut dapat
diketahui dengan antusias warga dalam mengajukan pertanyaan saat pembinaan.
f. Kendala
-
g. Cara Mengatasi
-
3.
Sosialisasi Wisata Waduk Nipah
a. Uraian Kegiatan
Sosialisasi waduk Nipah
merupakan salah satu program kerja utama yang juga merupakan program kerja dari
Panitia KKN-PPM UTM dalam rangka memperkenalkan adanya Wisata Waduk Nipah yang
mempunyai peluang untuk dikenal wisatawan secara luas, sehingga diperlukan
dukungan dari masyarakat sekitar dalam rangka mengembangkan Wisata Waduk Nipah
yang mempunyai nilai wisata tinggi. Dengan dibangunnya Wisata Waduk Nipah
tersebut diharapkan masyarakat dapat mengambil peluang dengan menjual
barang-barang yang dapat dijadikan souvenir dari wisata waduk nipah sehingga
tingkat pendapatan warga mengalami peningkatan. Acara sosialisasi Wisata Waduk
Nipah tersebut dihadiri oleh 20 peserta.
b. Jadwal Pelaksanaan
Sosialisasi wisata waduk nipah
dilaksanakan pada pukul 09:00 WIB s/d 10:30 WIB hari Sabtu tanggal 1 Agustus
2015 di Laboratorium IPA SMPN 1 Banyuates.
c. Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Ani
Syarofah Arinis
Sie Acara : Sayyidi
Ulfa Wasingul Amaliyah
Masduri
Rangga Agung Hidayat
Siti Khotimah
Mirani Arifin
Sie Konsumsi :
Muhtamilatur Rosyidah
Sheli Candra Arniska
Faridatul Mahfudloh
ST Mufarrohah
Irodatul Mughitsah
PDD :
Moh. Fikriyanto
d. Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian pengeluaran kegiatan Sosialisasi Wisata Waduk Nipah:
Tabel 6 Tabel biaya
pengeluaran Sosialisasi Wisatu Waduk Nipah
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Nasi
|
100
|
12.000
|
1.200.000
|
|
2
|
Roti
|
100
|
7.000
|
700.000
|
|
3
|
Aqua Gelas
|
4
|
12.500
|
50.000
|
|
4
|
Aqua Botol
|
20
|
2.500
|
50.000
|
|
|
Jumlah
|
|
2.000.000
|
|
e. Hasil Kegiatan
Dari Sosialisasi tesebut siswa peserta
mengetahui betapa pentingnya pengembangan Wisata Waduk Nipah untuk kedepannya selain
itu mereka juga mengetahui peluang-peluang atau pemanfaatan dari adanya wisata
tersebut sehingga peserta dapat mengembangkan kreativitasnya dalam berwira
usaha.
f. Kendala yang dihadapi
-
g. Cara Mengatasi
-
4.
Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tangan dari
Bambu
a. Uraian Kegiatan
Pelatihan kerajinan tangan
dari bambu merupakan kegiatan pokok dalam mengefektifkan koperasi. Kegiatan ini
juga merupakan kegiatan kerjasama antara anggota KKN Kelompok 57 dengan Panitia
KKN-PPM UTM. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan koperasi sekolah atau
termasuk dalam program kerja utama karena tujuan program kerja utama dari
kelompok 57 adalah siswa dapat terampil memanfaatkan bahan-bahan disekitar
mereka seperti bambu, batok kelapa, kayu dan limbah laut dan sebagainya. Pelatihan
kerajinan tangan dari bambu ini mendatangkan seorang pengrajin bambu dari Kota
Malang yang mengajarkan siswa untuk menganyam dan membuat souvenir-souvenir
yang terbuat dari bambu. Jumlah Peserta yang menghadiri pelatihan pada hari
pertama yaitu 20 siswa dan hari kedua sejumlah 17 siswa.
b. Jadwal Pelaksanaan
Pelatihan pembuatan kerajinan dari bambu
ini dilaksanakan dari tangal 1 s/d 2 Agustus 2015 mulai jam 08:00-12:00 WIB di
Laboratorium IPA SMPN 1 Banyuates.
c. Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Muhtamilatur Rosyidah
Acara : Sayyidi
Sheli Candra Arniska
Ulfa Wasingul Amaliyah
Siti Mariyam Ulfa
Faridatul Makhfudloh
Ani Syarofah Arinis
David Hermansyah
PDD : Thariq Aziz
Moh. Fikriyanto
Konsumsi : Irodatul Mughitsah
Erlisa Pratiwi
d. Pengeluaran Kegiatan
Pengeluaran kegiatan pelatihan pembuatan
kerajinan tangan dari bambu ini sama dengan kegiatan sosialisasi wisata waduk
nipah karena kegiatan ini dilaksanaan bersamaan dengan kegiatan sosialissi
wisata waduk nipah.
e. Hasil Kegiatan
Dari pelatihan tesebut siswa dapat membuat
kerajinan tangan yang berbahan dasar bambu. Untuk menghasilkan kerajinan tangan
tersebut siswa terlebih dahulu diajari cara menganyam bambu sehingga dari hasil
anyaman tersebut siswa dapat membuat berbagai produk seperti tempat tisu,
gantungan pot, kotak make-up, tudung
saji, lampion dan lain sebagainya. Dengan adanya pelatihan kerajinan dari bambu
tersebut diharapkan siswa SMPN 1 Banyuates dapat mengembangkan kreativitasnya
dalam berwirausaha.
f. Kendala yang Dihadapi
Pelatih kerajinan kurang bisa menguasai
bahasa Indonesia dan pelatih tidak memberikan penjelasan atau rumus menganyam
secara terperinci sehingga peserta dituntut untuk mencari rumus sendiri dengan
memperhatikan apa yang dilakukan pelatih.
g.
Cara
Mengatasi
Anggota KKN
menerjemahkan apa yang dikatakan oleh pelatih kepada peserta dan anggota KKN
belajar lebih intensif kepada pelatih ketika pelatih berada di posko sehingga
hari kedua anggota KKN kelompok 57 yang lebih aktif dalam melatih peserta dalam
menganyam bambu.
B. PROGRAM PENDUKUNG
1. Focus Group Discussion (FGD)
a.
Uraian
Kegiatan
FGD merupakan sarana bagi kelompok KKN 57
untuk bersilaturahmi dengan perangkat / tokoh desa di Desa Masaran, selain itu
FGD juga digunakan untuk mensosialisasikan program kerja kelompok KKN 57 yang
akan dilaksanakan di Desa Masaran serta mendiskusikan permasalahan-permasalahan
yang ada di Desa Masaran. Sosialisasi program kerja bertujuan untuk meminta
persetujuan pelaksanaan program kerja kepada tokoh/perangkat desa. FGD tersebut
dihadiri oleh 24 orang yang terdiri dari 5 orang dari Perangkat/tokoh di Desa
Masaran dan 19 orang dari anggota KKN kelompok 57.
b.
Jadwal Pelaksanaan
Kegiatan FGD (focus group
discussion) dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2015 pukul 15:00 WIB s/d 17:30 WIB bertempat di Balai Desa Masaran.
c.
Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Moh. Fikriyanto
Acara : Sayyidi
St. Mufarohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
PDD : Thariq Aziz
Masduri
Sheli Candra Arniska
Konsumsi : Irodatul Mughitsah
Siti Mariyam Ulfa
Faridatul Makhfudloh
Ani Syarofah Arinis
Penerima
Tamu : Erlisa Pratiwi
David Hermansyah
Mirani Arifin
Humas : Siti Khotimah
Muhtamilatur Rosyidah
Perlengkapan : Moh. Fikriyanto
Siti Isnaini A K
Abdul Jalil Yahya
d.
Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian pengeluaran kegiatan FGD (Focus Group
Discussion):
Tabel 7 Tabel biaya pengeluaran FGD
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Roti
|
10
|
5.000
|
50.000
|
|
2
|
Aqua
|
10
|
2.500
|
25.000
|
|
3
|
Nasi
|
10
|
12.000
|
120.000
|
|
4
|
Rokok
|
3
|
15.000
|
45.000
|
|
5
|
Kopi
|
2
|
10.000
|
20.000
|
|
6
|
Camilan
|
5
|
10.000
|
50.000
|
|
7
|
Print
|
20
|
500
|
10.000
|
|
8
|
Transportasi
|
|
30.000
|
30.000
|
|
|
Jumlah
|
|
350.000
|
|
e.
Hasil Kegiatan
Dari pelaksanaan FGD tersebut diperoleh
beberapa hasil yang terdiri dari disetujuinya seluruh program kerja yang akan
dilaksanakan di desa Masaran, diskusi mengenai permasalahan yang ada di desa serta diperoleh beberapa saran dari perangkat tokoh didesa masaran.
Saran dari perangkat desa/tokoh masyarakata sendiri adalah program kerja memang
harus difokuskan kepada anak-anak di desa Masaran karena anak-anak mempunyai
ingatan dan semangat yang lebih tinggi dibandingkan warga yang sudah berumah
tangga.
f.
Kendala Kegiatan
Dalam pelaksanaan kegiatan FGD terdapat beberapa kendala yang
dihadapi yaitu ada beberapa undangan yang tidak bisa hadir pada saat
pelaksanaan acara, sehingga
FGD hanya dihadiri oleh sebagian perangkat desa. Selain itu bahasa juga menjadi
kendala utama dalam pemaparan program kerja karena masyarakat mempunyai tingkat
pemahaman Bahasa Indonesia yang kurang baik serta waktu pelaksanaan FGD tidak
berjalan sesuai dengan jadwal karena perangkat desa terlambat tiba di tempat
FGD.
g.
Cara Mengatasi Kendala Kegiatan
Dalam
mengatasi kendala diatas perwakilan dari kelompok KKN 57 bersilaturahmi ke
rumah perangkat desa yang tidak dapat hadir di acara FGD. Silaturahmi tersebut
sekaligus diisi dengan pemberian penjelasan mengenai program kerja yang akan
dilaksanakan di Desa Masaran dan perangkat desa yang tidak hadir tersebut juga
menyetujui program kerja yang akan dilaksanakan. Mengenai kendala bahasa yang
terjadi saat FGD cara mengatasi kendala tersebut adalah setelah program kerja
disosialisasikan dengan menggunakan Bahasa Indonesia, program kerja
disosialisasikan ulang dengan menggunakan Bahasa Madura. Mengenai kendala waktu
yang terjadi, cara mengatasinya yaitu waktu dimulainya FGD diundur terlebih
dahulu sampai perangkat desa terkumpul.
2.
Bakti Sosial
a.
Uraian
Kegiatan
Bakti sosial yang dilaksanakan adalah
bersih-bersih balai desa Masaran. Kegiatan bakti sosial
dilakukan di balai desa sebagai salah satu upaya untuk membersihkan lingkungan balai desa yang akan dijadikan posko KKN
kelompok 57.
b.
Jadwal Pelaksanaan
Kegiatan bakti
sosial dilaksanakan pada hari Senin dan hari Selasa.
Kegiatan program ini diadakan sebanyak 2 kali dan dilaksanakan di balai desa Masaran.
c.
Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : Sheli Candra Arniska
Anggota : Sayyidi
Rangga Agung Hidayat
Irodatul Mughitsah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Siti Mariyam Ulfa
Faridatul Makhfudloh
Masduri
Ani Syarofah Arinis
St. Mufarohah
Thariq Aziz
Erlisa Pratiwi
David Hermansyah
Mirani Arifin
Siti Khotimah
Muhtamilatur Rosyidah
Moh. Fikriyanto
Siti Isnaini A K
Abdul Jalil Yahya
d.
Pengeluaran Kegiatan Bakti
Sosial
Berikut rincian biaya dari kegiatan bakti sosial:
Tabel 8 Tabel biaya
pengeluaran bakti sosial
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Wings Porselein Cleaner (WPC)
|
1
|
11.000
|
11.000
|
|
2
|
Sapu
|
2
|
15.000
|
30.000
|
|
3
|
Cikrak
|
1
|
10.000
|
10.000
|
|
4
|
Alat Pel
|
1
|
16.000
|
16.000
|
|
5
|
Super Pel
|
1
|
10.000
|
10.000
|
|
6
|
Sunlight
|
2
|
5.000
|
5.000
|
|
7
|
Pembersih Kompor
|
1
|
15.000
|
15.000
|
|
8
|
Lampu
|
6
|
15.000
|
90.000
|
|
9
|
Koran
|
4
|
2.500
|
10.000
|
|
10
|
Cling Pembersih Kaca
|
1
|
10.000
|
10.000
|
|
11
|
Alat Pembersih Kaca
|
1
|
20.000
|
20.000
|
|
12
|
Kemoceng
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
13
|
Kunci Gerbang
|
1
|
15.000
|
15.000
|
|
14
|
Tali Rafiah
|
2
|
6.500
|
13.000
|
|
15
|
Transportasi
|
|
35.000
|
35.000
|
|
|
Jumlah
|
|
|
300.000
|
e.
Hasil Kegiatan
Hasil dari kegiatan bakti sosial ini yaitu dapat memberikan kontribusi
terhadap pengembangan posdaya lingkungan. Dengan adanya bakti sosial ini
lingkungan menjadi bersih khususnya lingkungan di sekitar wilayah balai desa. Hasil
lain dari kegiatan bakti
sosial ini juga mengakrabkan sesama peserta KKN
kelompok 57.
f.
Kendala Kegiatan
Kendala yang ada dalam kegiatan bakti sosial ini yaitu
kurangnya alat-alat
kebersihan yang ada.
g.
Cara Mengatasi Kendala Kegiatan
Bakti Sosial
Cara mengatasi kendala kegiatan bakti sosial yaitu dengan
mempersiapkan dan melengkapi alat-alat kebersihan
yang dibutuhkan.
3.
Mengajar SD
a.
Uraian
Kegiatan
Kegiatan mengajar
di SD dilakukan di SDN 1 Masaran dan SDN 2 Masaran dimana di SDN 1 Masaran
difokuskan pada pelatihan dasar mengenai pengoperasionalan komputer serta bimbingan
belajar bagi siswa yang akan mengikuti olimpiade siswa. Sedangkan di SDN 2 Masaran diajarkan ilmu-ilmu pengetahuan umum seperti
hari-hari sekolah biasanya. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan bantuan
pengajaran terhadap siswa-siswi SD baik di bidang ilmu pengetahuan maupun
teknologi serta untuk mendapatkan pengalaman tambahan di bidang pendidikan bagi
anggota Kelompok KKN sendiri.
b.
Jadwal Kegiatan
Pelatihan komputer dan bimbingan belajar
dalam menghadapi olimpiade di SDN 1 Masaran dilakukan
mulai dari tanggal 30 juli
sampai dengan 05 Agustus 2015 pada jam 08:00-10:00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan
untuk siswa kelas 5 dan 6. Sedangkan kegiatan mengajar di SDN 2 Masaran
dilakukan pada tanggal 03-08 Agustus 2015 pada jam 10:00-12:00 WIB. Kegiatan
mengajar tersebut dilakukan di kelas 1 sampai 6 SDN 2 Masaran.
c.
Panitia Pelaksana Kegiatan
Penanggung
Jawab : Mirani Arifin
Siti Mariyam Ulfa
Tim Pengajar : Moh. Fikriyanto
Sayyidi
St. Mufarohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Masduri
Rangga Agung Hidayat
David Hermansyah
Sheli Candra Arniska
Irodatul Mughitsah
Abdul
Jalil Yahya
Faridatul Makhfudloh
Siti Khotimah
Ani Syarofah Arinis
Siti Isnaini A K
Muhtamilatur Rosyidah
Erlisa Pratiwi
PDD : Thariq
Aziz
d.
Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian
pengeluaran kegiatan mengajar SD:
Tabel 9 Tabel biaya
pengeluaran mengajar SD
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Media
|
2
|
30.000
|
60.000
|
|
2
|
Permen
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
3
|
Sepidol
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
4
|
Tali Rafiah
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
5
|
Solasi
|
1
|
5.000
|
5.000
|
|
6
|
Double Tip
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
7
|
Foto Copy
|
100 lbr
|
250
|
25.000
|
|
8
|
Print
|
40 lbr
|
20.000
|
20.000
|
|
9
|
Hiasan Mading
|
|
20.000
|
20.000
|
|
10
|
Transportasi
|
|
80.000
|
80.000
|
|
|
Jumlah
|
|
|
250.000
|
e.
Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan pelatihan komputer adalah
siswa dapat mengoperasionalkan komputer dan dapat mengolah data lewat aplikasi
Ms. Word. Sedangkan hasil bimbingan belajar untuk siswa yang akan mengikuti
olimpiade adalah siswa dapat memperoleh ilmu dan memperdalam pengetahuannya
mengenai materi-materi yang akan diolimpiadekan. Dan hasil dari kegiatan
mengajar di SDN 2 Masaran adalah siswa dapat memperoleh ilmu baru dan
memperdalam ilmu yang telah dimilikinya. Dari 3 kegiatan yang dilakukan di SD
tersebut anggota kelompok KKN 57 memperoleh manfaat berupa pengalaman di dunia
pendidikan yaitu menjadi seorang pengajar dengan segala permasalahan yang
timbul dikelas dan harus diatasi.
f.
Kendala Kegiatan
Kendala yang dihadapi dalam kegiatan pelatihan
komputer di SDN 1 masaran yaitu kurangnya laptop
yang digunakan untuk pelatihan sedangkan antusias peserta
sangat besar, sedangkan kendala yang dihadapi dalam mengajar di SDN 2 Masaran
yaitu anggota KKN belum bisa mengondisikan kelas dengan baik sehingga siswa
tidak fokus dengan materi yang disampaikan oleh pengajar dan siswa lebih sibuk
bermain sendiri.
g.
Cara Mengatasi Kendala
Cara mengatasi kendala dalam pelatihan komputer di SDN 1 Masaran yaitu
siswa yang mengikuti pelatihan dibagi menjadi 2 tahap pelatihan dalam waktu 2
jam, Sedangkan cara mengatasi kendala
dalam mengajar di SDN 2 Masaran yaitu anggota KKN menggunakan metode bermain
sambil belajar sehingga siswa dapat mengikuti permainan yang didalamnya
terdapat materi-materi yang disampaikan.
4.
Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)
a.
Uraian
Kegiatan
Kegiatan LDK ini merupakan kegiatan berupa
seminar mengenai organisasi dan kepemimpinan dengan pemateri dari anggota KKN
kelompok 57. Peserta dalam kegiatan ini adalah anggota OSIS SMPN 1 Banyuates
periode 2014-2015. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengefektifkan keberadaan
OSIS di SMPN 1 Banyuates serta meningkatkan jiwa kepemimpinan anggota OSIS SMPN
1 Banyuates sehingga anggota OSIS sendiri dapat berperan aktif dalam memajukan
SMPN 1 Banyuates. Peserta yang hadir dalam kegiatan LDK adalah 19 peserta.
b.
Jadwal
Kegiatan
Kegiatan LDK ini dilaksanakan pada jam
08:30 s/d 11:00 pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2015 di Laboratorium
IPA SMPN 1 Banyuates.
c. Panitia Pelaksana
Penanggung Jawab : ST. Mufarrohah
Acara : Sayyidi
Moh.
Fikriyanto
St. Mufarohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Thariq
Aziz
Masduri
Sheli
Candra Arniska
Konsumsi : Siti Mariyam Ulfa
Ani Syarofah Arinis
Erlisa Pratiwi
David Hermansyah
Mirani Arifin
Perlengkapan : Siti Khotimah
Moh. Fikriyanto
PDD : Siti Isnaini A K
Abdul Jalil Yahya
d. Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian pengeluaran
kegiatan LDK:
Tabel 10 Tabel biaya pengeluaran LDK
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Jilid Proposal
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
2
|
Print Proposal
|
10
|
5.000
|
5.000
|
|
3
|
Roti
|
50
|
5.000
|
250.000
|
|
4
|
Aqua
|
2
|
12.500
|
25.000
|
|
5
|
Transportasi
|
|
10.000
|
10.000
|
|
|
Jumlah
|
|
|
300.000
|
e. Hasil Kegiatan
Hasil dari diadakannya kegiatan LDK ini
adalah jiwa kepemimpinan anggota OSIS dimungkinkan meningkat dan siswa dapat memanfaatkan
adanya OSIS dalam mengasah jiwa kepemimpinannya.
f. Kendala Yang Dihadapi
Peserta kurang fokus dalam memperhatikan
materi yang disampaikan.
g. Cara Menghadapi Kendala
Pemateri
lebih banyak memberikan ice breaking.
5.
Lomba-Lomba Dalam Rangka Memperingati HUT RI ke 70
a.
Uraian
Kegiatan
Lomba yang
diadakan untuk menyambut HUT RI ke 70 adalah lomba pidato dan cerdas cermat.
Lomba ini dipilih karena saat penyambutan di kecamatan, Camat menganjurkan
untuk mengadakan lomba-lomba yang edukatif dan dapat membangkitkan jiwa
nasionalisme anak, begitu pula sambutan dari kepala sekolah SMPN 1 Banyuates
juga menyarankan untuk mengadakan lomba yang bernilai edukatif. Pada dasarnya
lomba ini bertujuan untuk menyambut sekaligus merayakan HUT RI yang ke 70,
selain itu kegiatan yang dilombakan diharapkan dapat menambah wawasan siswa dan
meningkatkan jiwa nasionalisme siswa. Macam- macam lomba yanng akan dilombakan
adalah lomba pidato, cerdas cermat dan lomba kreatifitas dari flanel dengan
peserta dari SMPN 1 Banyuates, dimana lomba pidato dapat diikuti oleh semua
siswa dan minimal setiap kelas mempunyai perwakilan sedangkan lomba cerdas
cermat hanya dapat diikuti oleh kelas IX saja dengan minimal 1 kelas
mengeluarkan 1 tim sebagai perwakilan serta lomba kreatifitas dari flanel dapat
diikuti oleh seluruh siswa SMPN 1 Banyuates. Dalam lomba pidato diikuti oleh 14
peserta, lomba cerdas cermat diikuti oleh 6 tim dari perwakilan setiap kelas IX
mulai dari IXA s/d IXF dan lomba kreatifitas daari flanel diikuti oleh 9 siswa.
Untuk
menentukan pemenang dari masing-masing lomba maka panitia lomba membuat dan
menyusun kriteria penilaian untuk masing-masing lomba. Ada beberapa kriteria
penilaian dalam setiap lomba yang dilaksanakan. Adapun kriteria penilaian untuk
masing-masing lomba yaitu sebagai berikut:
1) Lomba pidato
Bahasa Indonesia
Penilaian
: Kesesuaian Isi = 40%
Intonasi = 30%
Ekspresi = 30%
2)
Lomba Cerdas-Cermat
Penilaian : Babak Bergilir
·
Benar = 100
·
Salah = 0
·
Lemparan = 75
Babak Adu Cepat
·
Benar = 100
·
Salah = -50
·
Lemparan = 75
3)
Lomba
Kreatifitas dari Flanel dinilai dari tingkat kerapian, keindahan, perpaduan
warna dan tingkat kesulitan.
b.
Jadwal Kegiatan
1)
Lomba
Pidato
Lomba pidato dilaksanakan dari jam 08:30 s/d 12:00 pada hari Rabu tanggal
12 Agustus 2015 di Laboratorium IPA SMPN 1 Banyuates dengan pembuakaan
perlombaan terlebih dahulu oleh kepala sekolan SMPN 1 Banyuates.
2)
Lomba
Cerdas Cermat
Lomba cerdas cermat dilaksanakan dari jam 08:30 s/d 12:30 pada hari Kamis
taggal 13 Agustus 2015 di Laboratorium IPA SMPN 1 Banyuates.
3) Lomba Kreatifitas dari Flanel
Dilaksanakan setelah siswa melakukan pelatihan dari kerajinan flanel
tanggal 07 dan 08 Agustus 2015 dan dikumpulkan pada saat LDK tanggal 11 Agustus
2015.
4)
Pengumuman
pemenang dan Perpisahan
Pengumuman pemenang, penyerahan hadiah dan perpisahan
dilaksanakan pada hari Selasa 18 Agustus 2015 dilaboratorium IPA SMPN 1
Banyuates.
c.
Panitia Pelaksana Kegiatan
Lomba
1)
Lomba
Pidato
Penanggung Jawab : David
Hermansyah
Sie. Acara :
ST. Mufarrohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Siti Mariam Ulfa
Sayyidi
Masduri
Sheli Candra Arniska
Sie. Konsumsi :
Irodatul Mughitsah
Muhtamilatur Rosyidah
Mirani Arifin
Siti Khotimah
Ani Syarofah Arinis
Sie. Perlengkapan : Abdul
Jalil Yahya
Rangga Agung Hidayat
Faridatul
Mahfudloh
Erlisa Pratiwi
PDD :
Thoriq Aziz
2)
Lomba
Cerdas Cermat
Penanggung Jawab : Masduri
Sie. Acara :
ST. Mufarrohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Ani Syarofah Arinis
Siti Mariam Ulfa
Sayyidi
Faridatul
Mahfudloh
Irodatul Mughitsah
Siti Khotimah
Sheli Candra Arniska
Sie. Konsumsi :
Muhtamilatur Rosyidah
Erlisa Pratiwi
Mirani Arifin
Sie. Perlengkapan : Abdul
Jalil Yahya
Rangga Agung Hidayat
David
Hermansyah
PDD :
Thoriq Aziz
d. Pengeluaran Kegiatan
Berikut ini rincian pengeluaran
kegiatan lomba:
Tabel 11 Tabel kegiatan lomba-lomba
v Lomba Pidato
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Jilid Proposal
|
2
|
5.000
|
10.000
|
|
2
|
Print Proposal
|
15
|
10.000
|
10.000
|
|
3
|
Print
|
17
|
20.000
|
20.000
|
|
4
|
Map
|
4
|
3.000
|
12.000
|
|
5
|
Piala
|
1 set
|
70.000
|
70.000
|
|
6
|
Hadiah (buku)
|
2 pak
|
20.000
|
40.000
|
|
7
|
Sertifikat
|
19
|
4.000
|
76.000
|
|
8
|
Roti
|
19
|
3.000
|
57.000
|
|
9
|
Aqua
|
2
|
12.500
|
25.000
|
|
10
|
Transportasi
|
|
30.000
|
30.000
|
|
|
Jumlah
|
|
|
350.000
|
v Lomba Cerdas Cermat
|
No
|
Nama
Barang
|
Satuan
|
Harga
|
Total
|
|
1
|
Print Soal
|
7
|
5.000
|
35.000
|
|
2
|
Sepidol
|
4
|
5.000
|
20.000
|
|
3
|
Piala
|
1 set
|
70.000
|
70.000
|
|
4
|
Hadiah (buku)
|
2 pak
|
20.000
|
40.000
|
|
5
|
Sertifikat
|
18
|
4.000
|
76.000
|
|
6
|
Roti
|
18
|
3.000
|
54.000
|
|
7
|
Aqua
|
2
|
12.500
|
25.000
|
|
8
|
Transportasi
|
|
30.000
|
30.000
|
|
|
Jumlah
|
|
|
350.000
|
e.
Hasil Kegiatan Lomba-Lomba
Hasil dari kegiatan lomba-lomba disini sesuai dengan tujuan kegiatan
yaitu memberikan peluang untuk anak didik agar bisa mengembangkan kemampuannya baik di bidang public speaking maupun dibidang pengetahuan.
Dari kegiatan lomba-lomba tersebut
peserta KKN mengetahui bagaimana mengonsep dan melaksanakan perlombaan, bagaimana
menjadi seorang juri serta pengalaman-pengalaman lain dalam perlombaan. Selain itu panitia juga
dapat mengetahui peserta-peserta lomba yang memiliki kemampuan dalam berpidato dan mengingat pelajaran.
f.
Kendala Kegiatan
Kendala lomba
pidato adalah para peserta yang banyak mengundurkan diri karena masih tidak
percaya diri dengan kemampuannya sendiri selain itu masih
banyak peserta yang berpidato terpaku dengan teks sehingga lomba pidato tidak
berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Kendala yang dihadapi dalam
lomba cerdas cermat adalah hanya sedikit siswa yang dapat menjawab soal-soal matematika
selain itu peserta tidak dapat menjawab dengan tegas jawaban yang mereka
utarakan, mereka cenderung menjawab dengan suara rendah karena mereka masih
belum bisa percaya diri sepenuhnya sehingga rasa takut salah menjawab masih sangat
terlihat.
g.
Cara Mengatasi Kendala Kegiatan
Dalam
mengatasi kendala lomba pidato tersebut ketika terdapat peserta yang ingin
mengundurkan diri panitia dari anggota KKN 57 meyakinkan peserta bahwa mereka
pasti bisa karena dengan menjadi perwakilan kelasnya mereka sudah merupakan
siswa terbaik dikelasnya begitu juga dengan kendala ketika peserta terpaku pada
teks pidatonya setelah lomba pidato selesai panitia meyakinkan pada siswa bahwa
mereka bisa tanpa membawa teks maka dari itu kepercayaan diri mereka harus
dibangun dan panitia juga memberikan arahan mengenai pentingnya pengalaman dalam mengikuti perlombaan sehingga peserta tidak boleh berhenti
hanya diperlombaan ini saja tetapi peserta harus berusaha mengikuti lomba-lomba lainnya agar peserta terbiasa berbicara didepan umum
sehingga tingkat kepercayaan diri mereka dapat terbangun.
Mengenai
kendala yang dihadapi saat lomba cerdas cermat panitia memberikan ice breaking dan motivasi ditengah-tengah pertandingan
bahwa tidak boleh ragu dengan kemampuan mereka, peserta harus tegas dalam
menghadapi apapun, rasa takut dalam diri mereka harus dibuang jauh-jauh dan
mengenai soal matematika yang dirasa sulit, panitia menawarkan bimbingan
belajar matematika untuk peserta di posko KKN.
V.
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Tabel 11 Tabel Pelaksanaan Kegiatan
Hijau = Program Utama
Biru = Program Pendukung
Kuning = Lain-lain
VI.
ORGANISASI PELAKSANA
1. Pelatihan
Kewirausahaan Berbasis Koperasi Sekolah
a.
Seminar Kewirausahaan
Penanggung
Jawab : Irodatul Mughitsah
Acara : Sayyidi
Ulfa Wasingul Amaliyah
Sheli Candra Arniska
PDD : Moh. Fikriyanto
Konsumsi : Erlisa Pratiwi
Muhtamilatur Rosyidah
b.
Pelatihan Kerajinan Tangan
dari Kain Flanel, Limbah Laut dan Batok Kelapa
Penanggung
Jawab : Ulfa Wasingul Amaliyah
Acara : Sayyidi
Pelatih :
Muhtamilatur Rosyidah
Irodatul Mughitsah
Masduri
Moh. Fikriyanto
ST. Mufarrohah
Sheli Candra Arniska
PDD : Thariq Aziz
Konsumsi : Faridatul Makhfudloh
2.
Pembinaan Kelompok Usaha
Penanggung Jawab : Masduri
Sie Acara :
ST. Mufarohah
Sayyidi
Ulfa Wasingul
Amaliyah
Irodatul Mughitsah
Siti Mariyam Ulfa
Siti Khotimah
Sie. Konsumsi :
Mirani Arifin
Muhtamilatur Rosyidah
Faridatul Makhfudloh
Siti Isnaini AK
Sie. Perlengkapan : Moh. Fikri
Abdul Jalil Yahya
David Hermansyah
PDD : Thoriq Aziz
3. Sosialisasi Wisata Waduk Nipah
Penanggung Jawab :
Ani Syarofah Arinis
Sie Acara : Sayyidi
Ulfa Wasingul Amaliyah
Masduri
Rangga Agung Hidayat
Siti Khotimah
Mirani Arifin
Sie Konsumsi :
Muhtamilatur Rosyidah
Sheli Candra
Arniska
Faridatul Mahfudloh
ST. Mufarrohah
Irodatul
Mughitsah
PDD : Moh. Fikriyanto
4. Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tangan dari Bambu
Penanggung
Jawab : Muhtamilatur Rosyidah
Acara : Sayyidi
Sheli Candra Arniska
Ulfa Wasingul Amaliyah
Siti Mariyam Ulfa
Faridatul Makhfudloh
Ani Syarofah Arinis
David Hermansyah
PDD : Thariq Aziz
Moh. Fikriyanto
Konsumsi :
Irodatul Mughitsah
Erlisa Pratiwi
5.
Focus Group Discussion (FGD)
Penanggung
Jawab : Moh. Fikriyanto
Acara : Sayyidi
St. Mufarohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Penerima Tamu :
Erlisa
Pratiwi
David Hermansyah
Mirani Arifin
Humas :
Siti
Khotimah
Muhtamilatur Rosyidah
Perlengkapan : Moh. Fikriyanto
Siti Isnaini A K
PDD : Thariq Aziz
Masduri
Sheli Candra Arniska
Konsumsi : Irodatul Mughitsah
Siti Mariyam Ulfa
Faridatul
Makhfudloh
Ani
Syarofah Arinis
Abdul Jalil Yahya
6.
Bakti Sosial
Penanggung
Jawab : Sheli Candra Arniska
Anggota : Sayyidi
Rangga Agung Hidayat
Irodatul Mughitsah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Siti Mariyam Ulfa
Faridatul Makhfudloh
Masduri
Ani Syarofah Arinis
St. Mufarohah
Thariq Aziz
Erlisa Pratiwi
David Hermansyah
Mirani Arifin
Siti Khotimah
Muhtamilatur Rosyidah
Moh. Fikriyanto
Siti Isnaini A K
Abdul Jalil Yahya
7.
Mengajar SD
Penanggung Jawab :
Mirani Arifin
Siti Mariyam Ulfa
Tim Pengajar
: Moh. Fikriyanto
Sayyidi
St. Mufarohah
Ulfa Wasingul
Amaliyah
Masduri
Rangga Agung
Hidayat
David Hermansyah
Sheli Candra Arniska
Irodatul
Mughitsah
Abdul Jalil Yahya
Faridatul
Makhfudloh
Siti
Khotimah
Ani Syarofah Arinis
Siti Isnaini A K
Muhtamilatur Rosyidah
Erlisa Pratiwi
PDD :
Thariq Aziz
8.
Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)
Penanggung Jawab : ST.
Mufarrohah
Acara : Sayyidi
Moh. Fikriyanto
St.
Mufarohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Thariq Aziz
Masduri
Sheli Candra Arniska
Konsumsi : Siti Mariyam Ulfa
Ani Syarofah Arinis
Erlisa
Pratiwi
David Hermansyah
Mirani Arifin
Perlengkapan : Moh. Fikriyanto
Abdul Jalil Yahya
PDD : Siti Khotimah
Siti Isnaini A K
9.
Lomba-Lomba Dalam Rangka Memperingati HUT RI ke 70
a.
Lomba Pidato Bahasa
Indonesia
Penanggung Jawa : David Hermansyah
Sie. Acara : ST. Mufarrohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Siti Mariam Ulfa
Sayyidi
Masduri
Rangga Agung Hidayat
Mirani Arifin
Sheli Candra Arniska
Sie. Konsumsi : Irodatul
Mughitsah
Muhtamilatur Rosyidah
Ani Syarofah Arinis
Sie. Perlengkapan : Abdul Jalil Yahya
Faridatul Mahfudloh
Erlisa Pratiwi
PDD : Thoriq Aziz
b.
Lomba Cerdas Cermat
Penanggung Jawab : Masduri
Sie. Acara :
ST. Mufarrohah
Ulfa Wasingul Amaliyah
Ani Syarofah Arinis
Siti Mariam Ulfa
Rangga Agung Hidayat
Moh. Fikriyanto
Sayyidi
Faridatul
Mahfudloh
Irodatul Mughitsah
Siti Khotimah
Sheli Candra Arniska
Sie. Konsumsi :
Muhtamilatur Rosyidah
Erlisa Pratiwi
Mirani Arifin
Sie. Perlengkapan : Abdul
Jalil Yahya
David Hermansyah
PDD :
Thoriq Aziz
VII.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
(CATATAN DISKUSI
DENGAN APARAT DESA/TOKOH MASYARAKAT, SATUAN ACARA PELAKSANAAN PROGRAM KERJA,
DAFTAR HADIR PESERTA DAN FOTO-FOTO KEGIATAN)
Lampiran 1 :
CATATAN DISKUSI
DENGAN APARAT PEMERINTAH DESA/ TOKOH MASYARAKAT
Kel./ Desa : Masaran
Kecamatan : Sampang
1.
Nama : H. M. Toyyib
Jenis
Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Swasta
Jabatan :
Perwakilan Dusun Jablung
Catatan : Sampang, 29 Juli 2015
2.
Nama : H. Ihya’
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Swasta
Jabatan :
Kaur Pemerintahan
3.
Nama : Sumairi
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan :
Nelayan
Jabatan :
Perwakilan Ramaram
4.
Nama : H. Ruddin
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Petani
Jabatan :
Perwakilan Dusun Masaran
5.
Nama : Hatimah
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Petani
Jabatan : Kepala Dusun Jurgang Timur
Hasil Diskusi :
Focus Group Discussion (FGD) merupakan
sarana bagi kelompok KKN 57 untuk bersilaturahmi dengan perangkat / tokoh desa
di Desa Masaran, selain itu FGD juga digunakan untuk mensosialisasikan program
kerja kelompok KKN 57 yang akan dilaksanakan di Desa Masaran serta
mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang ada di Desa Masaran. Sosialisasi
program kerja bertujuan untuk meminta persetujuan pelaksanaan program kerja
kepada tokoh/perangkat desa. FGD tersebut dihadiri oleh 24 orang yang terdiri
dari 5 orang dari Perangkat/tokoh di Desa Masaran dan 19 orang dari anggota KKN
kelompok 57.
Dari
pelaksanaan FGD tersebut diperoleh beberapa hasil yang terdiri dari
disetujuinya seluruh program kerja yang akan dilaksanakan di desa Masaran,
diskusi mengenai permasalahan yang ada di desa serta diperoleh
beberapa saran dari perangkat tokoh didesa masaran. Saran dari perangkat
desa/tokoh masyarakata sendiri adalah program kerja memang harus difokuskan
kepada anak-anak di desa Masaran karena anak-anak mempunyai ingatan dan
semangat yang lebih tinggi dibandingkan warga yang sudah berumah tangga.